Belanja Iklan Koran Mencapai Rp 10 Trilyun

JAKARTA – Tren belanja iklan di media terus merangkak naik. Pada semester pertama 2010, total belanja iklan mencapai Rp 28,504 triliun atau melesat 29 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 22,062 triliun. Kenaikan pengiklan di koran masih stabil di atas 20 persen, sedangkan di layar kaca melonjak tajam karena ada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.

Belanja iklan koran selama 6 bulan pertama tahun ini tercatat Rp 10 triliun dan menyumbang 35 persen dari keseluruhan biaya iklan. Angka itu meningkat 21 persen dibandingkan semester yang sama 2009. ”Belanja iklan di koran memang selalu naik stabil di atas 20 persen. Bahkan, sempat lebih dari 30 persen dalam empat tahun terakhir,” kata Irawati Pratignyo, managing director The Nielsen Company Indonesia kemarin.

Pengiklan terbesar di koran pada paro pertama tahun ini adalah kategori pemerintah dan partai politik lantaran banyak pemilihan kepala daerah. Jumlahnya mencapai Rp 1,099 triliun. Di urutan kedua produk telekomunikasi baik itu provider maupun ponsel senilai Rp 882 miliar. Kemudian disusul iklan corporate social responsibility (CSR) dan pelayanan sosial Rp 657 miliar. Sedangkan iklan sepeda motor bertengger di urutan keempat senilai Rp 562 miliar.

Berdasar merek, pembeli iklan koran iklan surat kabar terbesar adalah calon pemerintah daerah Rp 209 miliar, diikuti sepeda motor Honda Rp 101 miliar, dan Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI) Rp 68 miliar. ”Tapi di sini saya tegaskan bahwa semua angka dihitung berdasar gross rate card. Tanpa menghitung diskon, promo, dan lain-lain. Sebab, bisa jadi ada juga pengiklan yang gratis,” ungkap Irawati.

Adapun kategori majalah dan tabloid, pengiklan terbesar adalah media dan rumah produksi Rp 85 milliar. Telekomunikasi juga membagi budget iklannya ke majalah dan tabloid dengan membelanjakan Rp 77 milliar. Angka itu naik 14 persen dibandingkan tahun lalu.

Secara keseluruhan, telekomunikasi tetap pembelanja iklan tertinggi di semua media dengan Rp 2,6 trilliun. Jumlah itu naik 50 persen daripada periode yang sama tahun lalu. Sebanyak 9 dari 15 produk adalah telco providers. Telkomsel (all SIM card) dan XL adalah dua pembelanja terbesar masing-masing Rp 260 miliar dan Rp 250 miliar.

Di bagian lain, meski turun 36 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, belanja iklan kategori pemerintahan dan politik masih terbilang tinggi dengan Rp 1,3 triliun. Pemilihan kepala daerah lokal paling banyak beriklan dengan total Rp 244 milliar rupiah dan sisanya partai politik dan lembaga pemerintah.

Piala Dunia 2010 yang berlangsung satu bulan juga mencatatkan prestasinya tersendiri. Sepanjang pagelaran itu, sejak upacara pembukaan sampai final, belanja iklan mencapai Rp 3,9 trilliun dan tercatat 370 ribu spot iklan tayang di semua stasiun televisi. (Sumber: Jawa Pos)


pengunjung Sahabat Media suka dengan keyword:
artikel periklanan, artikel tentang aplikasi multimedia untuk peiklanan, artikel tentang iklan, artikel tentang periklanan, belanja iklan surat kabar, koran memo liklan sepeda motor di surabaya

artikel Sahabat Media yang terkait:

  1. Iklan Koran Memorandum Surabaya
  2. Iklan Radar Surabaya
  3. Pasang Iklan Yellow Pages Telkom Grup
  4. Tips Cerdas Beriklan
  5. Iklan Lowongan Kerja Jawa Pos

{ 6 comments }

Asrul Ananda August 14, 2010 at 12:02

Wow .. banyak banget. Gak heran deh kalo mainannya iklan.

Harian Surya August 19, 2010 at 03:07

Bisa ikutan diskusi nih

Koran Memorandum Surabaya August 19, 2010 at 10:34

Bikin Ngiler aja .

Surabaya Post August 20, 2010 at 23:38

Review yang bagus

Kantor Berita Antara August 21, 2010 at 00:16

Maintain up the excellent work mate. This weblog publish shows how well you comprehend and know this subject.

Kompas Jatim August 21, 2010 at 08:36

Keep Update Pak. Halaman sdh dibookmark

Previous post:

Next post: